BOJONEGORO — Dalam upaya memperkuat pondasi dan spirit kemandirian ekonomi organisasi, peserta Pelatihan Kepemimpinan Lanjut (PKL) Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bojonegoro melaksanakan kegiatan rihlah studi edukasi ke BMT NU Balen pada Minggu, (11/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk menimba ilmu serta mempelajari secara langsung tata kelola ekonomi berbasis syariah dan pemberdayaan umat yang telah berhasil dijalankan oleh BMT NU Balen.
"Pendirian BMT NU (Nashrul Ummah) ini didasari oleh semangat kemandirian umat dan organisasi. Kita ingin membuktikan bahwa badan usaha berbasis warga nahdliyin mampu tumbuh profesional, akuntabel, serta menjadi penopang utama ekonomi organisasi,kader dan masyarakat," ujar Choirul Anam.
Beliau juga menekankan pentingnya konsistensi, kejujuran, dan rasa memiliki (sense of belonging) dari para kader terhadap unit usaha organisasi agar dapat bertahan dan berkembang pesat.
Rihlah ini diharapkan dapat memantik motivasi dan gagasan baru bagi para peserta PKL PC GP Ansor Bojonegoro untuk merumuskan strategi gerakan ekonomi di wilayah masing-masing, sehingga GP Ansor tidak hanya kuat secara kaderisasi dan ideologi, tetapi juga mandiri secara ekonomi. (Red)

